PENGARUH OLAHRAGA RENANG TERHADAP DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR PADA MASA PERTUMBUHAN REMAJA

马上开始. 它是免费的哦
注册 使用您的电邮地址
Rocket clouds
PENGARUH OLAHRAGA RENANG TERHADAP DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR PADA MASA PERTUMBUHAN REMAJA 作者: Mind Map: PENGARUH OLAHRAGA RENANG TERHADAP DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR PADA MASA PERTUMBUHAN REMAJA

1. BAB II: Landasan Teori

1.1. Kerangka teoretis

1.1.1. Renang

1.1.1.1. Gaya-Gaya Renang

1.1.1.1.1. Gaya Bebas

1.1.1.1.2. Gaya Punggung

1.1.1.1.3. Gaya Kupu-Kupu

1.1.1.1.4. Gaya Dada

1.1.1.2. Manfaat Renang

1.1.1.2.1. Membakar kalori secara efektif

1.1.1.2.2. Membantu permasalahan artritis

1.1.1.2.3. Mengencangkan otot tubuh

1.1.1.2.4. Menurunkan tekanan darah tinggi

1.1.1.2.5. Menambah tinggi badan

1.1.2. Daya Tahan Kardiovaskular

1.1.2.1. Sistem Kardiovaskular

1.1.2.1.1. Pengiriman oksigen dan nutrisi

1.1.2.1.2. Pembuangan karbondioksida dan metabolisme

1.1.2.1.3. Transportasi senyawa ke hati

1.1.2.1.4. Bantuan dalam pengaturan suhu tubuh

1.1.2.1.5. Transportasi hormon

1.1.2.2. Jantung

1.1.2.3. Kapasitas Paru-paru

1.1.2.3.1. Bagian-bagian

1.1.2.4. Komponen Biomotorik

1.1.2.4.1. Kekuatan (Strength)

1.1.2.4.2. Daya Tahan (Endurance)

1.1.2.4.3. Kelentukan (Flexibility)

1.1.2.4.4. Keseimbangan (Balance)

1.1.2.4.5. Kecepatan (Speed)

1.1.2.4.6. Kelincahan (Agility)

1.1.2.4.7. Power (Elastic/ Fast Strength)

1.1.2.4.8. Reaksi

1.1.2.4.9. Koordinasi

1.2. Hasil penelitian yang relevan

1.2.1. Arista K.

1.2.2. Rizky Sunandar

1.3. Hipotesis Penelitian

1.3.1. Berenang berfungsi untuk melatih kekuatan jantung

1.3.2. Berenang melancarkan sirkulasi jantung

1.3.3. Berenang melatih kardiovaskular

1.3.4. Daya kapasitas paru-paru akan berkembang jika berlatih secara rutin

1.3.5. Seseorang dapat meningkatkan daya tahan kardiovaskularnya di luar masa pertumbuhan

1.3.6. Latihan-latihan daya tahan kardiovaskular dapat menghindarkan diri dari penyakit kardiovaskular

2. BAB IV: Hasil dan Diskusi

2.1. Pembahasan

2.1.1. Para sampel rutin latihan berenang 5-6 kali seminggu

2.1.2. Para sampel tergabung dalam klub renang sejak umur 9-10 tahun

2.1.3. Para sampel menekuni olahraga lain selain berenang

2.1.4. 7 peserta Bleep Test mendapat hasil yang baik

2.2. Dasar Biblis dan Teologis

2.2.1. Yeremia 15:5

2.2.2. Yeremia 33:6

2.2.3. 2 Timotius 2:5

2.2.4. Kisah Para Rasul 27:42-43

3. BAB I: Pendahuluan

3.1. Latar Belakang

3.1.1. Renang dinikmati banyak orang

3.1.2. Renang bagus untuk pertumbuhan

3.1.3. Daya tahan kapasitas kardiovaskular berpengaruh terhdapap kehidupan sehari-hari

3.1.4. Untuk membuktikan apakah berenang mempengaruhi daya kapasitas paru-paru seseorang

3.2. Rumusan Masalah

3.2.1. Apakah berenang dapat meningkatkan daya tahan kardiovaskular seseorang?

3.2.2. Apakah kapasitas paru-paru seseorang benar-benar terpengaruhi dengan berenang?

3.2.3. Bagaimana cara untuk meningkatkan daya tahan kardiovaskular seseorang?

3.3. Tujuan

3.3.1. Menjelaskan pengaruh olahraga renang terhadap daya tahan kardiovaskular seseorang pada usia masa pertumbuhan.

3.3.2. Menjelaskan bagaimana olahraga renang dapat meningkatkan daya tahan kardiovaskular seseorang pada usia masa pertumbuhan

3.3.3. Menjelaskan bagaimana cara meningkatkan daya tahan kardiovaskular seseorang pada usia masa pertumbuhan.

3.4. Pembatasan Masalah

3.4.1. Pengaruh olahraga renang terhadap daya tahan kardiovaskular pada usia masa pertumbuhan.

3.5. Manfaat

3.5.1. Pembaca dapat mengetahui bahwa olahraga renang berpengaruh terhadap daya tahan kardiovaskular seseorang pada usia masa pertumbuhan.

3.5.2. Menambah pengetahuan dan wawasan penulis mengenai pengaruh olahraga renang terhadap daya tahan kardiovaskular seseorang pada usia masa pertumbuhan.

3.5.3. Menjadi pertimbangan untuk diterapkan dalam latihan-latihan renang

3.5.4. Dapat dikembangkan lebih lanjut, serta referensi terhadap penelitian yang sejenis.

4. BAB III: Metode Penelitian

4.1. Jenis Penelitian

4.1.1. Korelatif

4.1.1.1. Hubungan antara berenang dan kapasitas kardiovaskular

4.2. Waktu dan Tempat Penelitian

4.2.1. Sport Hall SMP Kanisius Jakarta

4.2.2. 12 Januari 2016

4.3. Sumber Data

4.3.1. Tabel VO2Max

4.3.2. Hasil Pengukuran Bleep Test

4.3.3. Buku-Buku

4.4. Variabel & Sampel

4.4.1. Variabel

4.4.1.1. Berenang

4.4.1.2. Kapasitas Kardiovaskular

4.4.2. Sampel

4.4.2.1. Pelajar SMP Kanisius yang rutin berenang

4.5. Teknik Pengambilan Data

4.5.1. Data Pustaka

4.5.1.1. Membaca Buku

4.5.1.2. Menganalisis Data dari Buku-Buku

4.5.2. Data Masyarakat

4.5.2.1. Kuisioner

4.6. Teknik Analisis Data

4.6.1. Korelatif

4.6.1.1. Hasil Data VO2Max peserta Bleep Test

4.6.1.2. Kapasitas Kardiovaskular

4.6.2. Deskriptif

4.6.2.1. Berenang

4.6.2.2. Kapasitas Kardiovaskular

4.6.2.3. Besar VO2Max

5. BAB V: Kesimpulan dan Saran

5.1. Kesimpulan

5.1.1. Berenang berguna untuk mengembangkan kapasitas kardiovaskular

5.1.2. Rutinitas berenang mempengaruhi besarnya kapasitas kardiovaskular

5.1.3. Paru-paru semakin kuat dengan berenang secara rutin

5.1.4. Besar volume kapasitas paru-paru bertambah dengan rutinnya aktifitas berenang dilakukan

5.1.5. Olahraga lain juga berpengaruh dalam perkembangan kapasitas kardiovaskular seseorang

5.1.6. Gaya-gaya yang dilakukan saat berenang berpengaruh akan kapasitas kardiovaskular dan postur tubuh seseorang

5.2. Saran

5.2.1. Olahraga renang tidak membutuhkan banyak biaya, namun memiliki banyak dampak akan tubuh

5.2.2. Kegiatan renang sangatlah baik dilakukan di masa pertumbuhan

5.2.3. Semakin rutin seseorang berenang, semakin cepat berkembangnya kapasitas paru-paru yang mereka miliki

5.2.4. Salah satu kegiatan yang dapat memperkuat kekuatan paru-paru ialah dengan berenang

5.2.5. Gaya-gaya renang memiliki dampak besar terhadap bagian-bagian tubuh